Mama-Papaku Sayang, Maafkan Aku, Maafkan Anakmu

Posted: September 2, 2011 in Uncategorized

Mama-Papaku Yang Berbudi Mulia, …
di hari yang Fitri ini izinkan aku, anakmu,
memohon maaf dan ampunan atas kehadiranku, atas kelahiranku
yang tidak Mama-Papa harapkan.
Aku tahu, …
Mama-Papa sedang mengejar cita-cita mulia di kota ini,
demi masa depan Mama-Papa.
Sekali lagi, …
aku, anakmu, mohon maaf dan ampunan atas kehadiran, atas kelahiranku,
yang mengganggu studi Mama-Papa di kota ini.
Mapa-Papa Yang Baik, …
aku rela Mama-Papa singkirkan dari kehidupan Mama-Papa,
demi baktiku kepada Mama-Papa.
Biarlah sementara waktu aku dan banyak temanku yang lain damai dipungut, diasuh bergotong-royong oleh Mama-Papa angkatku di panti-panti asuhan di kota ini.
Sementara banyak teman-teman sebayaku yang lain lagi terpaksa gugur demi cita-cita mulia Mama-Papa di kota ini.
Mereka juga sudah diurus dengan baik oleh Nini Rintrik yang telah dikirim oleh Tuhan untuk mengurus kami.
Mama-Papaku Yang Berbudi Mulia, …
aku rela menjalani hidup hanya berbekal harapan,
setelah cita-cita mulia Mama-Papa tercapai,
setelah Mama-Papa sukses menjadi orang-orang berpendidikan tinggi,
setelah Mama-Papa sukses menjadi orang-orang terhormat,
semoga suatu hari Mama-Papa teringat akan anakmu ini.
Akhir kata, …
Selamat menempuh studi dan lupakan aku, demi cita-cita mulia Mama-Papa.
Salam Sayang,
dari Anakmu Yang  Kau Buang

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s